Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

Disepertiga malam ini, aku berdoa. Semoga bisa menenangkan.

Seringkali, tengah malam terbangun karena banyak hal dan bahkan belakangan ini, setiap detiknya jadi lebih sering gelisah dari sebelumnya. Kamu tau kan rasa gelisah yang seringkali lebih sulit diungkap dan rasanya hanya takut dan berharap semua orang-orang tersayang baik-baik saja? Aku seringkali merasakan itu. Aku cemas, ketika orang sekelilingku, merasakan sakit, aku sangat cemas mereka kenapa-kenapa, tapi apa yang bisa kuperbuat? Tuhan, aku tau, berapa banyak dosa yang setiap harinya mengalir dalam hidupku, dan rasanya terlalu malu untuk banyak meminta. Tapi aku selalu percaya, Engkau tidak pernah membedakanku dengan yang lain, bahkan nikmatMu yang tak kunjung henti sampai detik ini masih bersamaku. Tuhan, aku tau, aku banyak sekali pintanya, tapi bolehkah Tuhan orang-orang yang aku sayang selalu bersamaku sampai akhir hayatku kelak? Bolehkah Engkau berikan lebih kesehatan, kebahagiaan dan hal-hal baik untuk mereka? Bolehkah Engkau mudahkan mereka dalam setiap urusannya? Tuhan, aku ...

Pemeran utamanya, sudah bukan kamu lagi

Disini, pemeran utamanya sudah bukan kamu lagi. Maaf dan terimakasih atas apa-apa yang sudah terjadi. Nampaknya mungkin aku belum siap dan sedewasa itu ternyata. Tapi mungkin menghindar adalah salah satu cara supaya tidak terus mengingat patah yang tak akan pernah tahu kapan ujungnya, kalau terus menerus begini. Aku kalah dan dengan berat hati, memulai kembali seperti awal yang saling menjadi asing, walaupun mungkin bagiku sangat dan teramat sulit. Aku selalu mengakui itu. Sekali lagi, maaf dan terimakasih. Doaku yang paling terbaik tak akan pernah putus untukmu, sampai kapanpun.

Mantra

"Setelah patah, hari-hari baik akan datang." Katanya ini mantra. Teman-temanku selalu mengatakan itu berulang. Mereka tidak tahu bahwa mereka juga sebenarnya sedang patah, tapi kami tau, kami mencoba kuat. Bahkan, hanya mengharap hari baik akan datang, kami rasa, itu sudah bukan menjadi ingin lagi. Kami cukup menjalani hidup seperti biasa yang biasa saja. Sampai kapanpun, mantra ini akan tetap menjadi mantra. Kapan hari-hari baik datang, kami sungguh tidak tau.