Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025
Biru, apa kabar? Semoga kamu dalam keadaan baik. Biru, aku kangen. Aku pengen cerita banyak sama kamu, aku juga pengen tau kehidupan kamu sekarang gimana. Semoga kehidupan kamu selalu menyenangkan yaa. 
Part paling melelahkan dari semua ini adalah drama orang tuaku sendiri. Meskipun aku tau, mereka juga khawatir tentangku, tapi aku lebih khawatir dengan kondisi mereka dibanding kondisiku. Mamah, yang marah sama Bapak karena sakit, juga karena mamah khawatir sama biaya-biaya rumah sakit karena mamah bilang, mamah ga punya uang. Bapak yang gamau untuk di rujuk ke rumah sakit, juga khawatir karena katanya takut ga punya uang dan mungkin beliau khawatir kalau memang harus penanganan lebih lanjut, misal operasi, tapi aku tau, bapak pasti ngerasain sakit banget, cuma karena mamah marah jadinya ditahan. Aku terlalu cape berusaha meyakinkan mereka kalau aku bisa tangani semuanya, dan ga perlu khawatir. Aku terlalu cape sama itu semua. Mungkin akan berjalan lancar, kalau mereka tidak khawatir soal uang. Aku tau, mereka khawatir karena aku belum bekerja. Tapi maksudku, aku ingin mereka sehat dan aku rela melakukan apapun asal mereka sehat. Aku cape, aku pengen mereka ga terlalu khawatir sama ba...
Aku gatau harus cerita sama siapa, aku gatau harus mulai dari mana tapi hari ini aku takut. Hari ini, aku nganter bapak ke IGD. Bapak sakit. Aku beneran bingung. Takut juga, tapi aku gatau harus cerita ke siapa. Aku yang urus semuanya, rasanya kaya jalan berat banget tapi harus bisa. Di kasir sempet pengen nangis tapi ditahan. Ya Allah sembuhin Bapak ya. Tahun ini rasanya berat banget. Tapi ya Allah, izinin aku buat tetep kuat ya, aku anak pertama yang harus tanggung jawab sama semuanya jadi aku harus kuat. Aku harus bisa handle semuanya. Kuat San. Kalau mau nangis, nangis gapapa kok. Walaupun tahun ini rasanya bagian nangisnya banyak banget ga berenti-berenti bahkan hampir tiap hari. Cape, takut, bingung. Pengen minta tolong tapi gatau sama siapa.