Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Langkah Kecil ..

Aku selalu percaya tentang langkah kecil. Kamu pasti tahu, bagimana seorang bayi yang mulai berjalan yang mungkin kebanyakan diketahui oleh orang tuanya dengan tidak sengaja bukan karena sengaja diajarkan tapi ketika bayi tersebut berjalan begitu saja. Langkah kecil yang ia lakukan, membuat kedua orang tuanya senang bukan main, bahkan menjadi buah bibir di keluarga dan di lingkunganya, menjadi yang dileuh-eluhkan dan dibanggakan. Tapi langkah kecil yang aku maksud, bukan itu. Aku ingin memulai langkah kecil setelah beberapa waktu lalu aku mulai hilang arah. Langkah kecil dengan harapan menjadi sumber-sumber kebaikan di masa yang akan datang. Mari kita mulai langkah kecil dari sini .. Aku yang dulu berbeda dengan aku yang sekarang, selalu mengeluh ketika apa-apa yang terjadi tidak sesuai dengan prinsipku, aku jadi lebih sering emosi karena perlakuan orang lain, padahal rasanya dulu aku tidak sebegitunya. Walaupun aku tidak mengucapkan emosi itu secara lisan, tapi aku tahu, perlakuanku m...

Hidup ini ga adil ya

'Hidup ini ga adil bagi semua orang' Setidaknya kata-kata ini sering disebut dalam hati. Ya. Diri sendiri kadang sadar bahwasanya setiap kali ada di fase berat orang lain juga merasakan hal yang sama, bahkan mungkin lebih berat. Membanding-bandingkan diri kadang jadi kebiasaan yang melekat ketika melihat orang lain 'keliatanya' hidupnya mulus-mulus aja. Padahal diri sendiri juga tahu, mereka juga mungkin mengalami fase berat cuma mungkin ya tidak terlihat saja. Ketika hidup di lingkungan yang tidak sesuai prinsip kita, ketika lingkungan seenaknya menjudge kehidupan kita, ketika lingkungan dirasa memberikan toxic lagi-lagi mungkin itu semua karena ada masalah di diri kita. Bagaimana penerimaan diri kita, bagaimana seharusnya kita menerima lingkungan yang menurut kita itu toxic dan mencari solusi atas semua itu. Hidup ini ga adil ya? Kalau semua kembali lagi pada masalah di diri sendiri, lantas apakah masalahnya hanya terletak di diri sendiri saja?  Kembali terpikir, ya m...

Penghargaan kecil untuk kamu ..

Seberapa keras usaha, nyatanya akan menjadi 'bukan apa-apa untuk orang lain' Kamu memang terlalu perasa sih, tapi ketahuilah, apa yang kamu lakukan, apa yang sudah kamu korbankan, nyatanya mungkin tidak menjadi apa-apa untuk mereka, tapi menjadi perjalanan pahit dirimu sendiri Tidak apa, biarkan perjalanan pahitnya menjadi kenangan kelak di masa yang akan datang, disaat kamu sudah dititik yang jauh lebih baik dari pada saat ini Kelak, hal tersebut menjadi cerita yang cukup menjadi cerita di dirimu sendiri, cukup menjadi pelajaran berharga bahwa penghargaan sekecil apapun akan berpengaruh bagi kehidupan seseorang Maka, jadilah orang baik Menghargai setiap usaha, perjalanan dan apa-apa yang sudah orang lain korbankan untukmu .. Tidak menutup mata juga untuk dirimu sendiri, barangkali, kamu juga tidak peka terhadap orang sekitar Penghargaan kecil untuk kamu dan hatimu ..  Semoga selalu lapang, ikhlas dan sabar atas apa-apa yang ternyata 'bukan apa-apa' bagi orang lain

Surat terbuka untuk ..

Aku menulis disini, karena aku tau, kamu mungkin tidak akan pernah inisiatif untuk membaca tulisan-tulisanku ini. Dan belakangan ini aku mulai sadar, bahwa aku perlu menuliskanya disini, untuk sekedar meluapkan emosi yang selama ini tertahan, berbaringan dengan rasa lelah yang ternyata sesabar apapun, rasa lelahnya tidak kunjung selesai. Aku mengenalmu sudah cukup lama, tapi semakin kesini sifatmu sungguh membuatku lelah. Memang, kamu tidak pernah melakukan apa-apa. Mungkin masalahnya hanya ada di diriku sendiri, yang terlalu berekspektasi atau mengharapkan bantuanmu atau sekedar menemukan solusi yang bisa kita cari bersama. Tapi nyatanya, apa yang aku ekspektasikan, apa yang aku harap tidak sebanding dengan kenyataanya. Ya, ini semua memang salahku. Kamu tau, sungguh aku selalu tidak suka dengan jawaban-jawabanmu, saat aku harus secara terpaksa meminta tolong kepadamu, karena keadaan yang memaksa. Aku juga sebenernya, cape dan sebisa mungkin aku mengerjakanya sendiri tanpa bantuanmu, ...

Aku dalam labirin ..

Aku dalam labirin Jalanya tidak menemui buntu, berlorong dan berliku Mencari titik temu yang belum pernah sampai pada titiknya Mencari tujuan akhir yang belum tau dimana akhirnya Terjebak pada langkah yang sama dan terus begitu Jadi sebenarnya titik temu dan tujuan akhir apa yang dicari? Sementara jalanya masih yang itu-itu aja