Aku mengenalmu sudah cukup lama, tapi semakin kesini sifatmu sungguh membuatku lelah. Memang, kamu tidak pernah melakukan apa-apa. Mungkin masalahnya hanya ada di diriku sendiri, yang terlalu berekspektasi atau mengharapkan bantuanmu atau sekedar menemukan solusi yang bisa kita cari bersama. Tapi nyatanya, apa yang aku ekspektasikan, apa yang aku harap tidak sebanding dengan kenyataanya. Ya, ini semua memang salahku.
Kamu tau, sungguh aku selalu tidak suka dengan jawaban-jawabanmu, saat aku harus secara terpaksa meminta tolong kepadamu, karena keadaan yang memaksa. Aku juga sebenernya, cape dan sebisa mungkin aku mengerjakanya sendiri tanpa bantuanmu, karena sampai saat ini, apa yang kamu lakukan, bagiku juga, hanya seperti sebuah keterpaksaan. Kata "gabisa atau males" itu begitu terngiang-ngiang dikepalaku. Bagaimana bisa kamu mengatakan hal seperti itu, sementara akupun juga sejujurnya merasakan yang sama, tapi aku hanya pendam sendiri. Bagaimana bisa kamu mengatakan itu, saat aku bersusah payah, mengerjakan segala sesuatunya dengan upaya terbaiku dan banyak hal lainya, yang tidak mungkin aku sebutkan satu-persatu. Bagaimana bisa, kamu banyak mengeluh, sementara aku mencoba sebisa mungkin untuk bersemangat setiap harinya. Kata-katamu itu, sungguh kadang menghancurkan semangatku. Bagaimana bisa ..
Hari ini, kembali aku berekspektasi pada hal yang sama. Mengharapkan bantuanmu dan kita dapat menemukan solusi bersama, nyatanya kamu hanya bilang "gabisa" dan diiringi dengan berbagai alasan, yang sejujurnya aku tidak butuh semua alasan itu. Aku cape. Aku butuh kita bekerja sama dengan baik.
Tapi mulai hari ini juga, aku tidak akan berekspektasi banyak padamu lagi. Memang dari dulu juga, berekspektasi padamu adalah hal yang sia-sia. Harusnya aku belajar banyak atas pengalaman-pengalaman yang lalu, tapi nyatanya memang kejadianya terus berulang begitu saja.
Terimakasih karena telah mengajarkan banyak hal, salah satunya adalah tidak banyak berekspektasi denganmu lagi.
Terimakasih .. terimakasih sekali.
Komentar
Posting Komentar