Hey kalian ..
Hihi, sebelumnya makasih yah udah baca blog aku. Aku gaktau kalian ko mau-maunya sih baca blog aku yang isinya curhatan semua huahahaha. Setelah sekian lama, akhirnya aku nulis lagi di blog ini, blog tercinta yang selalu mengerti perasaan aku *WHAT ?. Eh, aku belum pernah cerita soal cowo disini ya ? hhahahahaha gak penting sih, masalahnya takut “dia” baca blog aku ntar ke-GR-an lagi mampus deh, ntar keliatan banget lagi kalo aku suka banget sama dia kalo aku suka nulis tentang dia di blog ekekeke (etdaaaaaah, move on kali san).
Eh eh eh, aku lagi suka sama cowo (yakaliiiiiiiiiiiiii) orangnya biasa aja tapi terlalu baik sampe hati aku luluh lantak kalo dia baik terus sama aku (kaloooo). Jujur. Sebenernya aku masih belum move on dari mantan aku. Tapi, aku suka cowo lain hahaha (serakah amat yah?) iyaaaa, tapi kalo seandainya nih, “SEANDAINYA” (bold, underline, italic wkwkwkwkw) orang yang aku suka nembak aku, perlahan pasti bisa move on kali yaaah. Masalahnya, itu terletak pada kerinduan aku padanya (ckckck jijik amat lu san ..) sudah beberapa hari kita tidak bertemu dan aku merindukannya (faraah faraaaaaah jijik). Iyaaa, semenjak .. semenjak .. (ah aku gatega ngomongnya) aku gak ketemu dia (lagi) hehehe.
Oh iyaa, dia masih satu kampus tapi dia itu fakultas *TIIIIIIITTTTTTT* (sensor). Dia tau gak yaah kalo aku suka sama dia ? hehehe ngayal dikitlaaah. Apa mungkin dia juga suka sama aku ? (WHAT ? NGAREP AMAT). Tapi kan ga ada yang gak mungkin di dunia ini. Mungkin dia jodoh aku kelak (AIIISSSSHHHHH SARAAAAAAAAPPPPP GILAAAA EDAAAAAAAAAAAN). Maafin atuh kan ceritanya aku teh lagi falling in love kalo kata Bahasa gaulnya mah. Tapi, gak tau deh, pengen fokus kuliah dulu tapi tetep berharap dia nembak aku HAHAHAHA (KETAWA BESAR) dan berharap dia juga suka sama aku (KETAWA JAHAT, KETAWA NGAREP, KETAWA NGAYAL, GILAAA GUE GILAAAAA) yaudahlah yaah, udahan aku mau nugas. See you soon .. semoga cerita selanjutnya cerita yang membahagiakan ya soal aku dan dia … (ckckck)
Malem ini, gabisa tidur. Aku masih nangisin yang sama dan gatau kenapa tiba-tiba pengen buka chat ini yang buatku masih menyakitkan. Aku tahu, aku seharusnya ga boleh kaya gini terus, tapi aku juga ga mau membohongi dan memendam perasaanku sendirian. Lagi, mungkin bosan tapi aku sakit hati. Sakit hati yang belum sembuh. Isi chatnya emang terlihat singkat dan sepele. Tapi, ga ada habisnya bikin aku menerka-nerka banyak hal dan jujur mentalku juga ga baik-baik aja dengan apa yang udah terjadi. Maksudku, kenapa kamu ga menjelaskan aja semuanya tanpa kurang satupun, biar aku bisa lebih lega. Apakah seperti biasa, kamu meminta aku untuk peka? Lagi, sayang. Aku ga sepeka itu, berulangkali aku bilang aku ga sepeka itu. Setidaknya, kalau kamu memang sudah dirasa ga cocok sama sifatku, aku ga keberatan untuk itu. Aku akan lebih lega dan mencoba menerimanya. Tapi mungkin kamu bakal bilang, aku denial. Kamu bilang, aku harus ngerti. Iya, aku ngerti umurku lebih tua, aku tua, aku tau itu. Kam...
Komentar
Posting Komentar