Entah sejak kapan adik aku jadi suka kabaret yang jelas,
semenjak dia suka kabaret dia suka pulang malem.
Awalnya, aku dan keluarga
membiarkan dia untuk ikut kabaret itu tapi karena lama-kelamaan pulangnya
semakin malem dan bikin resah akhirnya kita gak menyetujui lagi dia untuk ikut
kegiatan kabaret. Orang tua mana sih yang membiarkan anaknya selalu pulang
malem?
Aku selalu ngelarang dia untuk ikut kabaret itu. Tapi dia
selalu ngelawan dengan segala argumennya dan jelas aku dan kedua orang tua aku
seolah-olah kalah dengan berbagai argumennya itu. Adik aku ada tipe watak yang
keras dan selalu gak mau kalah. Kedua orang tua aku udah bingung gimana caranya
ngasih tau dia untuk berhenti ikutan kabaret itu. Emang sih, dengan ikut
kabaret itu dia dapet uang dari hasil manggungnya. Tapi, masalahnya adalah dia
selalu pulang larut malem. Hey, anak umur 15 tahun loh. Gak enak dan gak pantes
untuk anak seumuran dia pulang jam segitu. Belum lagi diliat tetangga. Mereka mah
mana tau adik aku pulang kabaret, takutnya malah mikir yang aneh-aneh.
Oke, masalah lain adalah bukan itu. Hal yang penting adalah
tentang kesehatan dia. Aku selalu takut masalah ini karena dia gak suka minum
obat aku selalu khawatir sama dia. Belum lagi kalo gak ke kontrol, dia suka
ngelewatin sarapan pagi. Buat aku itu adalah hal yang penting buat kesehatan
dia.
Dan masih banyak masalah-masalah lain yang akibat dia main kabaret tapi yang paling utama adalah aku ngerasa kasian sama
orang tua yang selalu nunggu dia pulang malem padahal mereka cape udah kerja seharian.
Sampai pada akhirnya, aku memutuskan untuk ngobrol empat
mata sama dia.
Aku ngobrol dan nasehatin dia. Aku berharap setelah ini dia
gak ngelakuin hal yang serupa lagi kedepannya. Ini buat kebaikan dia, bukan
buat kebaikan aku. Seorang kakak kan tugasnya membimbing adiknya, setidaknya
inilah salah satu caranya.
Ah, gak tau lagi deh cerita apalagi ..
Intinya ya kita liat aja, apakah setelah aku nasehatin dia
berubah atau engga. Kalo engga, aku akan bertindak lebih lanjut.
Komentar
Posting Komentar