Kalau kamu ngarepin orang buat peka sama kamu, itu rasanya kaya salah sih. Salah kamu yang banyak berharap supaya orang lain peka. Karena ga semua orang bisa responsif sama apa-apa maunya kamu dan karena orang lain juga berhak buat ga peduli sama kamu. Barangkali ternyata mereka punya masalah yang lebih rumit dari diri kamu, boro-boro juga mikirin buat peka sama kamu. Ga usah banyak drama-dramalah. Semua orang juga berperan jadi yang utama disetiap cerita kehidupanya masing-masing, jadi ga usah bikin orang lain ribet dengan minta-minta mereka harus peka sama kamu.
Malem ini, gabisa tidur. Aku masih nangisin yang sama dan gatau kenapa tiba-tiba pengen buka chat ini yang buatku masih menyakitkan. Aku tahu, aku seharusnya ga boleh kaya gini terus, tapi aku juga ga mau membohongi dan memendam perasaanku sendirian. Lagi, mungkin bosan tapi aku sakit hati. Sakit hati yang belum sembuh. Isi chatnya emang terlihat singkat dan sepele. Tapi, ga ada habisnya bikin aku menerka-nerka banyak hal dan jujur mentalku juga ga baik-baik aja dengan apa yang udah terjadi. Maksudku, kenapa kamu ga menjelaskan aja semuanya tanpa kurang satupun, biar aku bisa lebih lega. Apakah seperti biasa, kamu meminta aku untuk peka? Lagi, sayang. Aku ga sepeka itu, berulangkali aku bilang aku ga sepeka itu. Setidaknya, kalau kamu memang sudah dirasa ga cocok sama sifatku, aku ga keberatan untuk itu. Aku akan lebih lega dan mencoba menerimanya. Tapi mungkin kamu bakal bilang, aku denial. Kamu bilang, aku harus ngerti. Iya, aku ngerti umurku lebih tua, aku tua, aku tau itu. Kam...
Komentar
Posting Komentar