Ceritaku dengan Tuhanku, tidak selalu hal-hal baik. Aku selalu berdoa dan bercerita kepada-Nya dengan banyak permintaan baik tapi ada juga yang terburuk. Suatu hari, aku meminta untuk selalu diiklaskan, dilapangkan untuk menghadapi orang-orang yang sering membuatku jatuh, 'atau kalau boleh Tuhan, jauhkan aku dengan mereka.' Begitu kataku, sambil seringkali menangis disetiapnya.
Aku memulai hari seperti biasa. Menjauhi hal-hal yang menyakitkan dan fokus dengan apa yang aku kerjakan. Hingga ada satu masa, aku merasa kesepian. Tapi rasa syukur juga hadir beriring. Oh ternyata, ini maksud Tuhan. Sekalipun kamu dihadapkan dengan orang-orang yang lebih sering menjatuhkan dan bahkan menyakitkanmu, mereka ternyata dihadirkan sebagai pelengkap hidup. Karena selalu sepi, ternyata tidak baik juga.
Rasa iri hadir kala melihat banyak dari mereka bersama. Tapi ya bersyukur juga, ada di zona nyaman ini. Perasaan irinya hanya hadir kadang-kadang, selebihnya masih banyak rasa syukurnya.
Besok-besok doanya mungkin perlu diubah, jangan selalu minta dijauhkan, tapi semoga didekatkan dengan orang-orang baik. Walaupun tidak menyesal atas doa terburuknya, tapi barangkali masih dikasih kesempatan baik bertemu lebih banyak yang baik juga.
Komentar
Posting Komentar