Aku tidak yakin harus cerita dari mana, tapi aku harus belajar. Belajar mengekspresikan perasaan ini setelah sekian lama terpendam. Sudah sejak setahun mungkin? Aku lupa tepatnya, tapi hubungan pertemanan kami rasanya menjadi renggang. Walaupun aku sangat paham dan sangat tahu tentang kesibukanya, tapi tidak lagi dengan yang ini. Aku tahu mungkin terlalu berlebihan, tapi kamu adalah satu-satunya teman yang dulu sangat aku andalkan untuk setiap cerita yang bahkan tidak penting sekalipun. Dulu sekali, kami selalu menceritakan semua aktifitas kami, tanpa tapi. Sekarang, aku rasa kamu menghindariku. Perasaan takut tidak disambut lagi sebagai teman, seiring berjalanya waktu terus hadir dan menguat. Bahkan untuk sengaja menanyakan kabar, rasanya sekarang terlalu takut, takut mengganggu, takut jadi 'excited' sendirian, padahal sejujurnya aku kangen. Oh, kamu juga jadi tidak pernah bercerita kepadaku lagi, bahkan sepertinya selalu aku yang menanyakan kabarmu duluan atau memberimu pesan duluan. Kamu tau ga perasaan sedihnya seperti apa? Ya sama seperti kehilangan pada umumnya. Apalagi aku, yang temannya hanya bisa dihitung jari, aku seperti kehilangan sosok kamu. Sekarang aku hanya lebih sering melihat kamu di 'story instagram' dibanding saling berkirim pesan. Ah, aku ingat, kamu juga pernah bilang, kamu takut bergantung padaku kalau kamu selalu menghubungiku dan meminta bantuanku, lalu apa salahnya? Bukankah setiap persahabatan, setiapnya saling bergantung? Padahal aku dengan senang hati menerimanya. Harusnya kamu tau, aku bahkan akan selalu berusaha disisimu, apapun yang terjadi ya, sebagai sahabat.
Haii aku kangen.
Gimana yaa cara ungkapinya. Walaupun yang aku tau kamu baik-baik disana, aku harap kamu selalu bahagia dengan teman-temanmu disana, walaupun sebenernya aku sedikit cemburu, sepertinya seru yaa banyak teman, jalan-jalan dengan teman dan aktifitas lainya. Aku kayanya hampir tidak pernah merasakan itu lagi. Hahahahaha. Sedih sih, tapi mungkin memang pada akhirnya setiap kita punya aktifitas masing-masing. Tapi aku berharap banget kamu sehat dan selalu inget aku, gapapa kalau mau hubungin aku pas lagi sedihnya aja, gapapa banget. Aku selalu nunggu kabar kamu, apapun situasinya.
Komentar
Posting Komentar