Mulai hari kemarin, aku janji untuk ga ganggu Biru lagi. Walaupun aku tau, itu sulit buat aku, tapi aku juga bingung harus gimana lagi.
Malam ini, aku nangis seperti biasa. Selain kangen Biru, aku juga sedih sama banyak hal. Sejujurnya, aku sedih sih Biru ga bales chat aku, atau email-emailku. Tapi aku juga gabisa menuntut dia untuk bales karena, aku juga ga ada hak untuk maksa dia, walaupun aku sangat amat berharap.
Tiap kali ngirim email, aku berasa lagi monolog. Juga, chatku terakhir di whatsapp yang ga dia balas. Aku juga ngerti sih, dia juga pasti bingung balasnya, kaya, akutuh bikin dia risih sebenernya dengan chat-chatku itu. Siapa yang ga risih dichat sama cewe ga jelas ini mungkin yaa wkwk.
Balik lagi ke masa insomnia, dimana kayanya ini akan berlangsung lama. Gimana yaa caranya aku bisa ngantuk lagi selain ngechat Biru?
Kenapa nulis disini ga ngaruh apapun ya dibanding ngechat random ke Biru. Aku juga ga paham, kenapa setelah chat Biru aku selalu tiba-tiba tidur nyenyak. Aku gatau lagi gimana caranya, mungkin sebenernya selama ini, aku masih merasa Biru jadi rumah dan pada akhirnya walaupun hampir satu tahun pisah, aku merasa aman. Tapi belakangan ini aku sadar, kalau Biru udah ga sama aku lagi dan aku ngerasa kelabakan cari ruang tenang untuk istirahat.
Hm, gimana ya?
Rasanya nangis hampir tiap malam melelahkan juga, tapi ga ditangisin juga melelahkan.
Komentar
Posting Komentar